KONSEP DASAR KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Hallo teman-teman, ketika kita membaca kata
'komunikasi' pasti yang ada pada bayangan kalian adalah suatu hal yang
berhubungan dalam bagaimana cara seseorang menyampaikan sebuah informasi yang
ingin disampaikan kepada orang yang dituju. Entah itu cara penyampaian nya
harus secara langsung atupun dengan bantuan media salah satunya nih yang akrab
sekali dengan hidup kita, handphone.
Sebelumnya kita membahas lebih lanjut, kita perlu
mengerti dasar dari apa ya komunikasi itu?
Dasarnya, ternyata komunikasi berasal dari bahasa
latin nih 'Communis' artinya membangun kebersamaan antara dua orang ataupun
lebih, dan juga 'Communico' yang berarti berbagi. Atau kata lainnya yang sering
dipakai oleh kaum millenial sekarang nih, seperti share. Dapat info nih dari
kelas sebelah, tolong dong infonya dishare ke yang lainnya ya, atau semacamnya.
Pasti sering kannn. 😆
Terlebih, sekarang zaman udah makin canggih nih,
seperti yang tadi awal saya bilang komunikasi bisa dilakukan secara langsung
maupun media. Biasanya jika melalui perantara media itu untuk melakukan
komunikasi dalam jarak jauh. Pasti gak asing kan dengan istilah
'Telekomunikasi'?
Nah 'Telekomunikasi' ini berasal dari kata 'Tele' yang
arti jauh dan 'Komunikasi' yang artinya hubungan. Jadi, Telekomunikasi bisa
dikatakan sebuah hubungan dalam penyampaian informasi yang dilakukan dalam
jarak jauh. Mirip-mirip LDR ya 😂
Kalau secara teorinya, Teknologi Komunikasi itu adalah
peralatan perangkat keras (Hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang
memungkinkan buat setiap individu untuk mengumpulkan informasi, memproses
infomasi yang didapat, dan saling tukar-menukar informasi dengan individu
lainnya.
Dalam komunikasi itu sendiri, menurut Schramm dapat
dibagi menjadi tiga hal pokok :
1. Penyandi (Encode), yaitu komunikator yang mempunyai informasi yang ia sajikan dalam bentuk code atau sandi, seperti tulisan, bahasa lisan, verbal simbol dan visual simbol.
2. Signal (Sign), yaitu berupa pesan, berita atau pernyataan tertentu yang ditujukan dan diterima seseorang. Pesannya ini dapat disampaikan dalam bentuk gerak tangan, mimik wajah, kata-kata lisan, tulisan, gambar, foto, diagram, dan tabel.
3. Decoder, yaitu komunikan yang menerima pesan atau sandi yang harus dipahami dan dimengerti makna dari pesan yang disampaikan.
Selain itu, komunikasi juga dibagi menjadi dua macam
nih jika dilihat dari segi prosesnya, yaitu ada proses primer dan juga proses
sekunder. Proses primer ini adalah komunikasi langsung tanpa adanya
keterlibatan media, misal dalam berbentuk bahasa (berbicara langsung),
gerakan-gerakan yang mengandung makna (kode) dan juga aba-aba. Lalu untuk
proses sekunder biasanya komunikasinya berlangsung dengan adanya bantuan
media seperti melalui telepon, handphone, radio dan satelit.
Proses penerapan teknologi komunikasi pun memiliki 2
tahapan ternyata, diantaranya :
1. Tahapan Inisiasi, yaitu usaha untuk mengumpulkan
informasi mengenai teknologi komunikasi, memahaminya, dan merencanakan untuk
mengadopsinya. Pada tahapan inisiasi ini memiliki dua tingkatan, yang pertama
ada tingkatan
'Agenda-Setting', yaitu munculnya ide untuk mengadopsi teknologi komunikasi
demi menyelesaikan permasalahan informasi yang muncul. Lalu yang kedua
tingkatan 'Matching', yaitu kecocokan teknologi komunikasi yang diperlukan dan
kemampuan untuk mengadopsinya.
2. Tahapan implementasi, merupakan seluruh kegiatan yang dilakukan untuk menggunakan teknologi komunikasi yang di inginkan. Tahapan impelementasi ini dibagi kembali menjadi tiga tingkatan :
1. Tingkatan redefining (mengatur, menyusun dan memodifikasi struktur organisasi untuk keperluan teknologi komunikasi yang diinginkan),
2. Tingkatan clarifying, (meyakinkan pada semua anggota tentang sejarah teknologi komunikasi, sehingga tidak lagi menjadi sesuatu yang asing),
3.Tingkatan routinizing, (teknologi
komunikasi sudah dapat diketahui secara jelas dan menjadi bagian dari
infrastruktur sebuah organisasi).
Dalam terjalinnya sebuah komunikasi tentu
tak lepas dari rangkaian sumber penyampaian dan penerima informasi itu sendiri.
Beberapa pihak yang terkait dan saling bergantung satu sama lain yakni,
pemakai, perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, produsen peralatan
komunikasi, dan badan yang mengatur seluruh kegiatan komunikasi.
Tentu dari beberapa pihak yang disebutkan
diatas, mereka masing-masing mempunyai perspektif atau sudut pandang terhadap
penerapan teknologi komunikasi itu sendiri. Misal mereka beranggapan bahwa
penerapan teknologi komunikasi itu sebagai manajemen system, dimana untuk
mengoptimalkan hasil suatu system organisasi. Bisa juga dianggap sebagai proses birokrasi, tujuannya untuk mengubah
kebijakan suatu lembaga, berdasarkan persepsi manajemen puncak dan perubahan
ditentukan pembuat dan pengambil keputusan. Lalu disebut sebagai proses tawar
menawar, dikarenakan hasil proses tawar menawar yang pada akhirnya akan
menghasilkan jalan keluar yang kompromi.
Dalam suatu komunikasi ini tentunya tidak akan terjadi tanpa adanya
sebuah informasi yang ingin disampaikan antara pihak satu kepada pihak lain.
Secara singkatnya ini informasi itu berupa sekumpulan data. Lebih jelasnya
merupakan sejumlah data yang telah
diolah melalui pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya dan
ketercapaiannya sesuai dengan kebutuhan.
Nah dalam informasi pun terdapat tiga hal penting,
diantaranya :
(1) Informasi merupakan hasil pengelolahan data
(2) memberikan makna
(3) berguna atau bermanfaat.
Informasi sendiri terdiri dari beberapa jenis,
meliputi :
a. Absolute Information, yaitu jenis informasi yang
disajikan dengan suatu jaminan dan tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
b. Substitutional Information, yaitu jenis informasi
yang merujuk kepada kasus dimana konsep informasi digunakan untuk sejumlah
informasi.
c. Philosophic Information, yaitu jenis informasi yang
berkaitan dengan konsep -konsep yang menghubungkan informasi pada pengetahuan
dan kebijakan.
d. Subjective Information, yaitu jenis informasi yang
berkaitan dengan perasaan dan emosi manusia.
e. Objective Information, yaitu jenis informasi yang
merujuk pada karakter logis informasi tersebut.
f. Cultural Information, yaitu informasi yang
memberikan tekanan pada dimensi kultural
Kesimpulannya, sebuah informasi adalah sekumpulan data
penting yang biasanya sudah diketahui kebenarannya, yang disampaikan oleh satu
orang kepada yang lain entah itu secara langsung maupun melalui media seperti
handphone, telepon dan alat komunikasi. Tentunya semakin sekarang ini semua hal
makin lebih mudah ya, bahkan berkomunikasi antar pulau dan antar negara bisa
dilakukan. Namun tentunya, secanggih-canggihnya teknologi kitalah yang harus
bijak menggunakannya.
Cukup sampai sini saja penjelasan yang ingin saya
sampaikan, semoga bermanfaat ya buat kalian. See you next timee!!! ✋👍







Komentar
Posting Komentar